Abstract
Daging kuda tua afkir memiliki karakteristik yang alot/liat, sehingga diperlukan pengelolaan untukmeningkatkan keempukan daging kuda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perendaman enzimpapain kasar terhadap keempukan, pH, susut masak, daya mengikat air, uji organoleptik dan uji mikrobiologi.Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utaradari bulan Juli - Agustus 2013. Rancangan yang dipakai dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkappola faktorial (RAL Faktorial) menggunakan 2 faktor yaitu: konsentrasi enzim papain kasar (A) : (0, 0,25 ml/gdan 0,5 ml/g) dan waktu perendaman (B) : (60, 90 dan 120 menit). Parameter yang dianalisis yaitu keempukan,pH, susut masak, daya mengikat air, uji organoleptik (tekstur, kesan jus, rasa dan keempukan) dan ujimikrobiologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi enzim papain kasar memberikan pengaruhberbeda sangat nyata (P<0.01) terhadap keempukan, susut masak, daya mengikat air dan uji organoleptik.Sedangkan waktu perendaman berbeda nyata (P<0.05) terhadap uji organoleptik keempukan. Hasil terbaikdiperoleh pada perendaman konsentrasi enzim papain kasar 0,5ml/g dengan waktu perendaman 120 menit.
Cite
CITATION STYLE
Wiwiet Gesty Utami, Nurzainah Ginting, & Tri Hesti Wahyuni. (2014). PEMANFAATAN ENZIM PAPAIN KASAR DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS DAGING KUDA TUA AFKIR DI KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN. Jurnal Peternakan Integratif, 2(2), 112–124. https://doi.org/10.32734/jpi.v2i2.2715
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.