Abstract
Kebijakan tarif impor Amerika Serikat terhadap Indonesia pada tahun 2025 memicu dinamika diplomasi dan perdebatan publik, terutama setelah Presiden Donald Trump mengumumkan penurunan tarif dari 32% menjadi 19% yang disertai komitmen Indonesia untuk membeli Pesawat Boeing, energi, dan komoditas pertanian, dari Amerika Serikat. Penelitian ini bertujuan membandingkan framing pemberitaan kebijakan tersebut di empat media online nasional: Kompas.com, Liputan6.com, CNBC Indonesia, dan CNN Indonesia. Metode yang digunakan yaitu analisis framing Robert N. Entman dengan fokus pada empat elemen framing, yaitu define problems, diagnose causes, make moral judgment, dan suggest remedies. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan sudut pandang: Liputan6.com menonjolkan capaian diplomasi, CNBC Indonesia mengaitkan penurunan tarif dengan trade-off kewajiban pembelian, Kompas.com menekankan risiko terhadap industri dan ketimpangan perdagangan, sementara CNN Indonesia menyoroti empat syarat implementasi kebijakan. Simpulan penelitian menegaskan bahwa framing digunakan media untuk mengarahkan interpretasi publik, mulai dari legitimasi kebijakan hingga kritik terhadap kedaulatan, serta menegaskan relevansi model Entman untuk analisis isu ekonomi-politik di Indonesia
Cite
CITATION STYLE
Akmal, F., Isma, Y. S., KN, J., Chairunnisak, S., Kardiati, D., & Fadhillah, S. K. (2025). PERBANDINGAN FRAMING MEDIA ONLINE DALAM PEMBERITAAN TARIF IMPOR AMERIKA SERIKAT TERHADAP INDONESIA. AT-TAWASUL, 4(2), 9–19. https://doi.org/10.51192/ja.v4i2.2124
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.