Abstract
Ilmu sejarah sebagai bagian dari ilmu sosial membutuhkan teori interaksionisme simbolik dalam mengungkap kebenaran peristiwa masa lampau. Teori tersebut memiliki peran dalam mengungkap dan memaknai simbol-simbol yang terdapat di dalam setiap realitas kehidupan manusia. Oleh sebab itu makna dan kebenaran yang ada di setiap peristiwa sejarah dapat diungkap secara utuh dan menyeluruh, sehingga memiliki hubungan keterkaitan dan bersifat integral yang tidak dapat dipisahkan. Seorang guru sejarah memiliki peran penting dalam proses pembelajaran sejarah, maka dibutuhkan kesadaran yang tinggi dalam menginterpretasi makna yang ada dalam peristiwa-peristiwa sejarah secara obyektif.Â
Cite
CITATION STYLE
Setiawati, D. (2011). INTERAKSIONISME SIMBOLIK DALAM KAJIAN SEJARAH. AGASTYA: JURNAL SEJARAH DAN PEMBELAJARANNYA, 1(1), 99–115. https://doi.org/10.25273/ajsp.v1i1.137
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.