INTERAKSIONISME SIMBOLIK DALAM KAJIAN SEJARAH

  • Setiawati D
N/ACitations
Citations of this article
129Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Ilmu sejarah sebagai bagian dari ilmu sosial membutuhkan teori interaksionisme simbolik dalam mengungkap kebenaran peristiwa masa lampau. Teori tersebut memiliki peran dalam mengungkap dan memaknai simbol-simbol yang terdapat di dalam setiap realitas kehidupan manusia. Oleh sebab itu makna dan kebenaran yang ada di setiap peristiwa sejarah dapat diungkap secara utuh dan menyeluruh, sehingga memiliki hubungan keterkaitan dan bersifat integral yang tidak dapat dipisahkan. Seorang guru sejarah memiliki peran penting dalam proses pembelajaran sejarah, maka dibutuhkan kesadaran yang tinggi dalam menginterpretasi makna yang ada dalam peristiwa-peristiwa sejarah secara obyektif.Â

Cite

CITATION STYLE

APA

Setiawati, D. (2011). INTERAKSIONISME SIMBOLIK DALAM KAJIAN SEJARAH. AGASTYA: JURNAL SEJARAH DAN PEMBELAJARANNYA, 1(1), 99–115. https://doi.org/10.25273/ajsp.v1i1.137

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free