Edukasi Gizi Sehat Menuju Lansia Berkualitas di RW.16-2 Kebon Melati Jakarta Pusat

  • Lavida Rahel S R T
N/ACitations
Citations of this article
10Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Lanjut usia atau lansia merupakan seseorang dengan usia lebih dari 60 tahun. Lansia dibagimenjadi tiga kategori yaitu lansia muda (60-69 tahun), lansia madya (70-79 tahun) dan lansia tua(>80 tahun). Dirjen Kesmas menjelaskan upaya “BAHAGIA” untuk mencapai keadaan sehat sertabahagia untuk lansia. Lansia disarankan menghindari berat badan berlebih, atur makan dengan giziseimbang, hindari faktor risiko penyakit tidak menular. Penyakit tidak menular pada pra-lansia (45-59 tahun) didapatkan obesitas (26,10%), hipertensi (21,2%), penyakit sendi (12%), diabetes melitus(4,5%). Hal yang sama juga terjadi lansia yaitu hipertensi (32,5%), penyakit sendi (18%), obesitas(14,6%) dan diabetes melitus (5,7%).Kegiatan ini dilakukan Selasa, 9 Agustus 2022. Tempat pelaksanaan kegiatan pengabdiankepada masyarakat (PkM) di komunitas RW 16-2 Kebon Melati Jakarta Pusat. Kegiatan iniberkerjasama dengan Puskesmas Kelurahan Kebon Melati Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kegiatandilakukan secara luring, dihadiri oleh kader lansia, perawat dari puskesmas, masyarakat, mahasiswadan dosen STIK Budi Kemuliaan dengan protokol kesehatan. Kegiatan ini dihadiri oleh 41 pra lansiadan lansia.Hasil edukasi gizi sehat pada lansia ini didapatkan hasil yang baik. Dari tiga materi (10 pesangizi seimbang, bahan makanan yang dianjurkan dan dihindari) didapatkan sebagian besar lansiadapat menjawab secara lisan dengan baik. Terdapat tiga lansia memiliki kadar GDS >200mg/dl dansudah dilakukan rujukan ke puskesmas kelurahan secara langsung. Saran untuk kegiatan pengabdiankepada masyarakat dengan target lansia, dilakukan evaluasi pengetahuan secara tertulismenggunakan teknologi serta menambah jumlah posyandu lansia.

Cite

CITATION STYLE

APA

Lavida Rahel S R, T. (2023). Edukasi Gizi Sehat Menuju Lansia Berkualitas di RW.16-2 Kebon Melati Jakarta Pusat. Media Abdimas, 2(1), 130–138. https://doi.org/10.37817/mediaabdimas.v2i1.2691

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free