Konseling Individual untuk meningkatkan konsep diri korban Bullying di Sekolah

  • Saputra T
  • Amnar Z
N/ACitations
Citations of this article
63Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kasus Bullying di sekolah harus menjadi perhatian semua kalangan terutama Guru Bimbingan dan Konseling yang memiliki kapasitas di bidang keilmuannya. Dalam rentang tahun 2016-2020 KPAI telah menerima setidaknya 480 kasus yang Bullying disekolah. baru-baru ini juga kasus Bullying telah membuat siswa SD di Tasikmalaya meninggal Dunia. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan konsep diri korban Bullying di sekolah melalui layanan konseling Individual. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan melakukan wawancara konseling dengan SB sebagai salah satu korban bullying di SMK Negeri 1 Sigli dengan dampak yang berat. Analisis data dilakukan dengan cara penyajian, reduksi dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa layanan konseling Individual memiliki pengaruh terhadap meningkatnya konsep diri SB sebagai korban Bullying. Pada awal pelaksanaan konseling SB masih menunjukkan sikap yang merasa rendah diri, tidak percaya diri dan menarik diri dari lingkungan. Pasca dilaksanakan konseling individual SB mulai membuka diri, memiliki semangat untuk berjuang dan mulai memiliki kepercayaan terhadap lingkungan sosialnya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Saputra, T. A., & Amnar, Z. (2022). Konseling Individual untuk meningkatkan konsep diri korban Bullying di Sekolah. Counselle| Journal of Islamic Guidance and Counseling, 2(2), 156–167. https://doi.org/10.32923/couns.v2i02.2818

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free