HUBUNGAN ANTARA KECACINGAN DENGAN ANEMIA PADA ANAK SEKOLAH DASAR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MOYUDAN, SLEMAN

  • Sofiana L
  • Gustina E
  • Pratiwi L
N/ACitations
Citations of this article
74Readers
Mendeley users who have this article in their library.
Get full text

Abstract

Latar Belakang: Anemia merupakan salah satu masalah gizi di Indonesia yang harus ditanggulangi. Anemia bisa diakibatkan oleh banyak faktor salah satunya adalah kecacingan terutama cacing tambang. Tahun 2013 Riskesdas menyebutkan bahwa prevalensi anemia sebesar 21,7%, prevalensi anemia pada anak-anak yang berumur kurang dari 14 tahun adalah 26,4%. Derah Istimewa Yogyakarta termasuk dalam 14 provinsi yang mempunyai nilai rerata kadar Hb di bawah nilai rerata nasional. Hasil studi pendahuluan menunjukkan tahun 2016 di Puseksmas Moyudan terdapat 182 kasus kecacingan.Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah  penelitian analitik observasi dengan rancangan penelitian cross sectional. Variabel penelitian ini adalah kecacingan dan anemia dengan jumlah sampel 311. Teknik yang digunakan adalah multiple stage sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar ceklist. Analisis data menggunakan analisis uji univariat dan bivariat (chi-square).Hasil: Penelitian menunjukkan siswa yang mengalami kecacingan sebanyak 8 (2,6%) responden dan yang mengalami anemia sebanyak 34 orang (11,0%). Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan antara kecacingan dengan anemia pada siswa-siswi Sekolah Dasar di Wilayah Kerja Puskesmas Moyudan dengan nilai p value 0,214 (namun secara statistik tidak bermakna) dengan 95% CI 0,682-8,214.Kesimpulan: terdapat hubungan yang antara kecacingan dengan anemia pada siswa-siswi Sekolah Dasar di Wilayah Kerja Puskesmas Moyudan namun secara statistik tidak bermakna.Kata Kunci: kecacingan, anak sekolah dasar, anemia

Cite

CITATION STYLE

APA

Sofiana, L., Gustina, E., & Pratiwi, L. L. (2019). HUBUNGAN ANTARA KECACINGAN DENGAN ANEMIA PADA ANAK SEKOLAH DASAR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MOYUDAN, SLEMAN. Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan, 14(2), 95. https://doi.org/10.35842/mr.v14i2.180

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free