Abstract
Kubis ungu memiliki kandungan antosianin yang larut dalam etanol 96%. Senyawa antosianin tersebut dapat berubah warna pada pH asam, netral dan basa. Perubahan warna tersebut dapat digunakan sebagai indikator reaksi fermentasi karbohidrat pada media uji biokimia manitol dan laktosa dengan memanfaatkan ekstrak etanol kubis ungu sebagai indikator asam basa alternatif pada media gula-gula cair. Metode penelitian yang dilakukan bersifat eksperimental. Hasil penelitian menunjukkan bahwa larutan ekstrak kubis ungu dapat dijadikan indikator asam basa alternatif untuk melihat hasil reaksi fermentasi manitol dan laktosa pada media. Perubahan warna yang terjadi adalah dari tidak berwarna menjadi warna merah muda. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol kubis ungu dapat digunakan sebagai indikator warna dalam uji fermentasi karbohidrat manitol dan laktosa.
Cite
CITATION STYLE
Suhartati, R., Peti V, D., & Afsgar, F. (2021). PEMANFAATAN KUBIS UNGU (Brassica oleracea L) SEBAGAI INDIKATOR FERMENTASI KARBOHIDRAT PADA MEDIA UJI BIOKIMIA. Journal of Indonesian Medical Laboratory and Science (JoIMedLabS), 2(1), 1–13. https://doi.org/10.53699/joimedlabs.v2i1.32
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.