Analisis Kredit Bermasalah Segmen Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM) Pada Bank Syariah Di Indonesia

  • Vicka Pramudya Putra
  • Tika Arundina
  • Resolinda Harly
N/ACitations
Citations of this article
57Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Risiko kredit merupakan risiko utama yang dihadapi perbankan karena berkaitan dengan bisnis utama perbankan. Dimana kredit bermasalah/ non-performing financing dipakai sebagai proxy dari risiko kredit. Seperti industri perbankan lainnya, dalam menjalankan kegiatannya, bank syariah juga tidak terlepas dari non performing financing atau pembiayaan bermasalah.  Risiko kredit pada perbankan syariah patut untuk dikaji lebih lanjut karena perbankan syariah dinilai lebih tangguh dalam menghadapi krisis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji risiko kredit pada Perbankan Syariah di Indonesia. Secara khusus, penelitian ini mengkaji risiko kredit dalam Pembiayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Menggunakan sampel bank syariah di Indonesia, selama periode 2015-2020 dan kami menerapkan teknik data panel. Penelitian ini juga dilatarbelakangi oleh hipotesis bahwa bank-specific dan macroeconomic memengaruhi risiko kredit. Hasil penelitian kami menyatakan bahwa kredit bermasalah pada segmen UMKM di Bank Syariah dipengaruhi oleh faktor spesifik bank. Penelitian kami belum menemukan pengaruh variabel makroekonomi terhadap non-performing financing pada penyaluran pembiayaan UMKM di Bank Syariah.

Cite

CITATION STYLE

APA

Vicka Pramudya Putra, Tika Arundina, & Resolinda Harly. (2023). Analisis Kredit Bermasalah Segmen Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM) Pada Bank Syariah Di Indonesia. Jurnal Ilmiah Multidisiplin Nusantara (JIMNU), 1(2), 58–66. https://doi.org/10.59435/jimnu.v1i2.115

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free