Abstract
Masyarakat Desa Jelantik, Kabupaten Lombok Tengah adalah salah satu desa binaan Univeristas Mataram. Berdasarkan observasi, masih banyak masyarakat desa menggunakan peralatan listrik tidak mengikuti prosedur dan standar dari Persyaratan Umum Instalasi Listrik (PUIL) 2011. Hal ini disebabkan kurangnya pemahaman bahaya listrik karena penggunaan peralataan listrik dan kabel, serta intalasi yang tidak sesuai standar. Melalui sosialisasi tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) listrik diharapkan dapat menambah literasi masyarakat desa tentang pemahaman terkait dengan bahaya-bahaya kelistrikan disekitar mereka. Adapun metode yang dipergunakan adalah sosialisasi dan pemberian kuesioner dengan perhitungan persentase skala Guttman. Skala Guttman dipergunakan untuk mengetahui persentase kategori pemahaman K3 listrik di masyarakat desa. Jumlah peserta sosialisasi adalah 13 dari 20 peserta yang diundang. Rentang umur peserta antara 18 – 40 tahun dengan tingkat pendidikan rata-rata setingkat SMA dan satu orang berpendidikan Strata 2 (S2). Berdasarkan hasil analisis menunjukkan pemahaman K3 listrik responden berada pada rentang 21%-40% yaitu sebesar 33.07% pada skala Guttman dengan kategori lemah/kurang.
Cite
CITATION STYLE
Adnyani, I. A. S. (2022). SOSIALISASI KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA KELISTRIKAN UNTUK MASYARAKAT DESA JELANTIK LOMBOK TENGAH. Jurnal Abdi Insani, 9(4), 1416–1423. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v9i4.771
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.