Analisis Cacat Produk Proclin Pemutih 30 ML Kemasan di PT. XYZ

  • Mulyono K
  • Jefva Septio
N/ACitations
Citations of this article
17Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Lingkungan bisnis yang sangat kompetitif dan turbelen dewasa ini mendorong perusahaan untuk melakukan pengukuran terhadap kinerja perusahaan untuk perencanaan tujuan dimasa depan. Sebagai bentuk control dan evaluasi dari strategic management, model BSC (Balanced Score Card) umum digunakan untuk membuat matriks hubungan antara strategy dan target yg akan dicapai oleh suatu organisasi. Matriks dihasilkan melalui perantara model BSC, namun dengan tidak adanya refferensi terkait konsep implementasi BSC secara komprehensif, hal ini membuat para praktisi industri menemui kesulitan didalam menerjemahkan matriks dan model kedalam result oriented program. Tujuan dari penelitian adalah membuat penjabaran key result-oriented program dari model BSC menggunakan metode master improvement model. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan model BSC yang menggambarkan 4 perspektif dan master improvement model sebagai penjabaran result oriented programnya. Hasil temuan dari penelitian ini menunjukan bahwa dari dua strategi korporasi yang dijabarkan dengan model BSC, menghasilkan 9 result-oriented program yang harus diterapkan. dan penjabaran BSC Model dapat dengan mudah dilakukan dengan master improvement model, yg menyelaraskan aspek visi, target jangka panjang & tahunan serta, bagaimana cara pengukurannya, target oriented serta key result-oriented program

Cite

CITATION STYLE

APA

Mulyono, K., & Jefva Septio. (2022). Analisis Cacat Produk Proclin Pemutih 30 ML Kemasan di PT. XYZ. JENIUS : Jurnal Terapan Teknik Industri, 3(1), 33–40. https://doi.org/10.37373/jenius.v3i1.193

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free