LEISURE IN PSYCHOLOGY AND ISLAM: COMPARATIVE STUDIES

  • Karimulloh K
  • Grasiaswaty N
  • Linda Siregar M
N/ACitations
Citations of this article
9Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Islam is a exhaustive religion that talks about many facets of daily life, including recreational or leisure activities. Since leisure research has always been regarded primarily through the lens of Western psychology theory, it has grown significantly in Europe and America. There hasn't been any more research done on the benefits of leisure activity participation from an Islamic perspective. This study tries to compare leisure from the viewpoints of psychology and Islam. Comparative research is conducted by reading and analysing carefully from a variety of pertinent sources, including those from Islam and psychology. The findings indicated that psychology and Islam encourage leisure activities that are beneficial for addressing psychological, educational, social, self-relaxation, and physiological demands. While Islam dictates that one's leisure time activities do not contradict with Islamic beliefs in order to create happy people in this world and the hereafter, psychology is more open in many areas.Islam adalah agama yang kaffah dan membahas seluruh aspek kehidupan manusia termasuk kegiatan waktu luang. Selama ini, penelitian mengenai waktu luang (leisure) banyak dilihat dari sudut pandang teori psikologi Barat sehingga penelitian mengenainya banyak berkembang di Eropa ataupun Amerika. Sementara belum ada penelitian lebih jauh mengenai persepsi positif yang didapatkan dari keterlibatan dalam kegiatan waktu luang dalam perspektif Islam. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan dan persamaan leisure dari perspektif Psikologi dan Islam. Metode penelitian yang digunakan ialah penelitian komparasi dengan cara mengkaji dan menelaah secara mendalam dari berbagai referensi yang relevan, baik dari ilmu psikologi dan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ilmu psikologi dan Islam memiliki kesamaan dalam mendukung kegiatan-kegiatan waktu luang yang positif untuk mencapai kebutuhan psikologis, pendidikan, sosial, relaksasi diri, fisiologis, dan estetika. Sedangkan perbedaannya ilmu psikologi lebih terbuka dalam berbagai dimensi dibandingkan dengan Islam yang mengharuskan kegiatan waktu luangnya tidak bertentangan dengan nilai-nilai Islam sehingga tercipta individu yang berbahagia di dunia dan akhirat.

Cite

CITATION STYLE

APA

Karimulloh, K., Grasiaswaty, N., & Linda Siregar, M. E. (2023). LEISURE IN PSYCHOLOGY AND ISLAM: COMPARATIVE STUDIES. Psikis : Jurnal Psikologi Islami, 9(1), 112–121. https://doi.org/10.19109/psikis.v9i1.14013

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free