Abstract
Membaca merupakan suatu aktivitas yang tidak dapat dilepaskan dari kehidupan manusia sejak manusia mengenal huruf. Membaca akan mengembangkan pengalaman, pengetahuan dan wawasan seseorang. Hampir semua produk budaya dan teknologi diupayakan, dikembangkan, dan disajikan dalam bentuk tulisan. Untuk dapat selalu mengikuti informasi tentang pengetahuan dan teknologi, membaca menjadi suatu kebutuhan pokok. Begitu pentingnya membaca bagi perkembangan ilmu pengetahuan manusia sehingga pelajaran membaca sudah diberikan sejak awal peserta didik di bangku pendidikan formal. Aktivitas membaca adalah bentuk komunikasi antara penulis (sender) dan pembaca (receiver) dengan bahan bacaan sebagai medianya. Agar pesan penulis yang disampaikan melalui bahan bacaan dapat diterima oleh pembaca secara benar sesuai dengan apa yang dikehendaki penulis, diperlukan beberapa kondisi atau persyaratan bagi sebuah bacaan (teks) yang antara lain adalah tingkat keterbacaan teks. Tingkat keterbacaan suatu teks dapat berpengaruh terhadap tingkat pemahaman pembaca, kecepatan membaca dan kesenangan pembaca terhadap teks yang dibaca. Penulis akan gagal menyampaikan pesannya apabila pembaca sulit memahami apa yang dimaui penulis melalui tulisannya. Untuk itu, bahan bacaan harus sesuai dengan kemampuan baca pembaca. Teks yang efisien ialah teks yang menggunakan bahasa baku, dengan mempertimbangkan kehematan kata dan ungkapan. Sedangkan yang dimaksud dengan teks yang efektif ialah teks yang menggunakan bahasa yang membuahkan efek atau hasil yang diharapkan penulis karena cocok dengan peristiwa atau sesuai dengan keadaan yang menjadi latarnya.
Cite
CITATION STYLE
Pranowo, D. D. (2015). MASALAH PENGUKURAN KETERBACAAN TEKS. Diksi, 15(5). https://doi.org/10.21831/diksi.v15i5.6982
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.