Abstract
Tulisan ini bertujuan untuk menawarkan ekologi feminisme sebagai suatu konsep etika lingkungan dengan memetakan ekologi dalam perspektif al-Quran dan ekofeminis muslim mengaplikasikan hermeneutikanya dalam ayat ekologi, serta bagaimana kontribusi dari tulisan ini dapat merumuskan etika ekologi al-Qur’an yang berwawasan gender. Penelitian ini dianalisis dengan menggunakan pendekatan hermeneutika Gadamer yang disebut sejarah efektif (effective history) karena dalam memahami konsep hermeneutika Qur’an ekofeminis Muslim pasti terdapat peristiwa sejarah efektif yang berbeda-beda dari para ekofeminis Muslim yang tidak akan terlepas dari situasi dan kondisi yang melingkupinya. Diharapkan melalui model penafsiran hermeneutika terhadap ayat-ayat ekologis dan berbagai pandangan ekofeminis Muslim dapat menghasilkan langkah strategis menyelesaikan krisis ekologi melalui kesadaran lingkungan dengan kualitas karakter feminin dan bagaimana seharusnya hubungan timbal balik antara manusia dengan Allah (habl ma’a Allah), manusia dengan dirinya sendiri (habl ma’a nafsih), manusia dengan manusia (habl ma’a al-nas), dan manusia dengan alam raya (habl ma’a al-kawn), tanpa membedakan jenis kelamin tertentu. This
Cite
CITATION STYLE
Nurani, S. (2017). Hermeneutika Qur’an Ekofeminis: Upaya Mewujudkan Etika Ekologi al-Qur’an Yang Berwawasan Gender. RELIGIA, 20(1), 19. https://doi.org/10.28918/religia.v20i1.840
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.