Hermeneutika Qur'an Ekofeminis: Upaya Mewujudkan Etika Ekologi al-Qur’an Yang Berwawasan Gender

  • Nurani S
N/ACitations
Citations of this article
59Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menawarkan ekologi feminisme sebagai suatu konsep etika lingkungan dengan memetakan ekologi dalam perspektif al-Quran dan ekofeminis muslim mengaplikasikan hermeneutikanya dalam ayat ekologi, serta bagaimana kontribusi dari tulisan ini dapat merumuskan etika ekologi al-Qur’an yang berwawasan gender. Penelitian ini dianalisis dengan menggunakan pendekatan hermeneutika Gadamer yang disebut sejarah efektif (effective history) karena dalam memahami konsep hermeneutika Qur’an ekofeminis Muslim pasti terdapat peristiwa sejarah efektif yang berbeda-beda dari para ekofeminis Muslim yang tidak akan terlepas dari situasi dan kondisi yang melingkupinya. Diharapkan melalui model penafsiran hermeneutika terhadap ayat-ayat ekologis dan berbagai pandangan ekofeminis Muslim dapat menghasilkan langkah strategis menyelesaikan krisis ekologi melalui kesadaran lingkungan dengan kualitas karakter feminin dan bagaimana seharusnya hubungan timbal balik antara manusia dengan Allah (habl ma’a Allah), manusia dengan dirinya sendiri (habl ma’a nafsih), manusia dengan manusia (habl ma’a al-nas), dan manusia dengan alam raya (habl ma’a al-kawn), tanpa membedakan jenis kelamin tertentu. This

Cite

CITATION STYLE

APA

Nurani, S. (2017). Hermeneutika Qur’an Ekofeminis: Upaya Mewujudkan Etika Ekologi al-Qur’an Yang Berwawasan Gender. RELIGIA, 20(1), 19. https://doi.org/10.28918/religia.v20i1.840

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free