Analisis Pemasaran Kopi Bubuk di Desa Kaongkeaongkea Kecamatan Pasarwajo Kabupaten Buton

  • Zarliani W
  • Ajo A
  • Mulyani W
N/ACitations
Citations of this article
34Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pola saluran pemasaran, besar margin pemasaran dan keuntungan pada setiap lembaga dan efisiensi pemasaran kopi bubuk. Lokasi penelitian di Desa Kaongkeongkea Kecamatan Pasarwajo Kabupaten Buton dengan responden sebanyak 10 orang yang diwawancarai. Data yang diperoleh dianalisis untuk mengetahui pola pemasaran secara deskriptif, mengukur besar margin pemasaran dengan menggunakan rumus Mp = Pr – Pf, menghitung keuntungan dengan rumus EP = biaya pemasaran dibagi nilai akhir produk lalu dikalikan dengan 100%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola saluran pemasaran kopi bubuk terdiri atas 2 saluran pemasaran, yaitu Petani Kopi Biji  à  Pedagang Usaha Kopi Bubuk à Konsumen dan Petani Kopi Biji/Pedagang Usaha Kopi Bubuk         à Konsumen. Margin pemasaran pola 1 Rp 75.000 dengan total biaya Rp 30.400, harga jual Rp 100.000, dan keuntungan Rp 69.600. Sedangkan margin pemasaran pola 2 Rp 75.000 dengan total biaya Rp 10.400, harga jual Rp 100.000, dan keuntungan Rp 89.600. Efisiensi pemasaran terdapat pada pola pemasaran 2 dengan EP 10,4%, kemudian pola pemasaran 1 dengan nilai EP 30,4%. Pola saluran pemasaran 2 lebih efisien karena tidak banyak biaya yang dikeluarkan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Zarliani, W. A., Ajo, A., & Mulyani, W. O. S. (2022). Analisis Pemasaran Kopi Bubuk di Desa Kaongkeaongkea Kecamatan Pasarwajo Kabupaten Buton. Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton, 8(3), 861–869. https://doi.org/10.35326/pencerah.v8i3.2411

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free