Pelatihan Pengolahan Singkong untuk Mengendalikan Kadar Gula Darah pada Masyarakat Desa Klepu, Ngadirojo, Wonogiri

  • Husna Q
  • Muthoifa
  • Normalitasari N
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
45Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Desa klepu terletak di Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri yang merupakan salah satu desa dengan produksi singkong berlimpah. Selain kalori, singkong juga kaya akan karbohidrat kompleks dan serat yang bermanfaat menjaga kesehatan saluran pencernaan dan mengendalikan kadar gula darah. Metode pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan tahap: 1) Penyuluhan tentang memanfaatkan SDA menjadi makanan siap makan, 2) kegiatan praktik secara langsung cara pembuatan singkong menjadi cookies kepada ibu-ibu, 3) Monitoring dan evaluasi kegiatan pengabdian masyarakat. Dari hasil observasi dan wawancara terhadap masyarakat di Desa Klepu mengenai pengelolaan SDA untuk dijadikan bahan makanan berupa cookies mendapat tanggapan positif dari masyarakat dan kepala desa. Tujuan dari pengabdian ini adalah mengembangkan UMKM dan meningkatkan perekonomian, tetapi kurangnya pengetahuan cara memanfaatkan SDA menjadi penghambatnya. Hasil dari kegiatan ini, yaitu mengetahui gambaran umum masyarakat dan meningkatkan pemahaman masyarakat dengan penyuluhan. Kegiatan pelatihan dan penyuluhan mengenai pemanfaatan singkong menjadi cookies diharapkan dapat berkelanjutan dengan menambah ragam pengolahan singkong untuk keperluan rumah tangga maupun untuk dijadikan sebagai peluang bisnis memajukan UMKM.

Cite

CITATION STYLE

APA

Husna, Q. D., Muthoifa, Normalitasari, N. A., Farisulhaq, A., & Suswardany, D. L. (2023). Pelatihan Pengolahan Singkong untuk Mengendalikan Kadar Gula Darah pada Masyarakat Desa Klepu, Ngadirojo, Wonogiri. I-Com: Indonesian Community Journal, 3(2), 762–771. https://doi.org/10.33379/icom.v3i2.2569

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free