Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh industri otomotif Indonesia mengalami tekanan finansial yang signifikan selama pandemi, ditandai dengan penurunan penjualan dan meningkatnya ketergantungan pada pembiayaan berbasis utang. Kondisi ini mendorong perlunya evaluasi terhadap struktur modal perusahaan dalam hubungannya dengan profitabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh rasio utang terhadap aset (Debt to Asset Ratio/DAR) dan rasio utang terhadap ekuitas (Debt to Equity Ratio/DER) terhadap pengembalian ekuitas (Return on Equity/ROE) pada perusahaan otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020–2023. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan analisis regresi linier berganda terhadap data sekunder dari 10 perusahaan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik DAR maupun DER berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROE. Secara simultan, kedua variabel tersebut berkontribusi terhadap variasi ROE sebesar 35,7%. Temuan ini menunjukkan bahwa struktur pembiayaan yang didominasi utang dapat menurunkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan bagi pemegang saham. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengambilan keputusan manajerial terkait pembiayaan perusahaan, khususnya dalam konteks industri otomotif pascapandemi di negara berkembang.
Cite
CITATION STYLE
Rumenser, P., Mewengkang, R., & Malinggato, A. (2025). Pengaruh Debt to Asset Ratio dan Debt to Equity Ratio terhadap Return on Equity pada Perusahaan Industri Otomotif yang Terdaftar di BEI Periode 2020-2023. Jurnal Penelitian Inovatif, 5(3), 2551–2560. https://doi.org/10.54082/jupin.1653
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.