Abstract
Nomophobia memiliki makna perasaan takut saat tidak terhubung dengan smartphone. Indonesia memiliki nilai kejadian nomophobia (71%) tertinggi dibandingkan Turki (15%), India (15%), Jerman (3%), Kuwait (26%), AS (18%), Pakistan (26%), Oman (20%), dan Saudi Arabia (22%). Bertujuan menganalisis faktor penyebab nomophobia pada remaja untuk mencegah kejadian nomophobia pada remaja. Meta-analisis adalah metode yang digunakan pada penelitian ini. Pencarian studi melalui database elektronik PubMed dan Scopus. Hasil pencarian sebanyak 102 studi, hanya 8 studi yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian ini menunjukkan durasi penggunaan telepon genggam berefek tinggi (r = 0.595), usia berefek rendah (r = 0.091), jenis kelamin perempuan berefek sedang (r = 0.337), dan kesepian berefek sedang (r = 0.320) terhadap kejadian nomophobia pada remaja. Faktor penyebab tersering nomophobia pada remaja yang signifikan mancakup durasi penggunaan telepon genggam, jenis kelamin perempuan, dan kesepian.
Cite
CITATION STYLE
Rahmah, A. A., Mustikawati, I. F., Septianawati, P., & Immanuel, G. (2024). STUDI META ANALISIS DETERMINAN PENYEBAB NOMOPHOBIA DIKALANGAN REMAJA. Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis, 13(2), 157–164. https://doi.org/10.30743/jkin.v13i2.745
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.