HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KEPATUHAN PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS MENJALANI HEMODIALISIS DI RSUD PROF. DR. W. Z. JOHANNES

  • Gandung P
  • Lidia K
  • Deo D
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
9Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Gagal ginjal kronis (GGK) menyebabkan penurunan fungsi ginjal dan mengganggu keseimbangan metabolisme. Hemodialisis adalah pengobatan utama, dengan keberhasilan bergantung pada kepatuhan pasien, yang dipengaruhi oleh dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan pasien gagal ginjal kronis dalam menjalani hemodialisis di RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes. Penelitian ini adalah analitik observasional dengan rancangan cross-sectional, menggunakan 98 sampel yang diambil secara consecutive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepatuhan dan dukungan keluarga, kemudian dianalisis dengan uji chi-square.Sebanyak 62,24% responden memiliki dukungan keluarga yang baik, sementara 37,76% memiliki dukungan keluarga yang kurang. Kepatuhan terhadap terapi hemodialisis adalah 82,65% di antara responden dengan dukungan yang baik dan 17,35% di antara responden dengan dukungan yang kurang. Analisis statistik dengan uji chi-square menunjukkan bahwa pasien dengan dukungan keluarga yang baik memiliki peluang 5,376 kali lebih besar untuk patuh dibandingkan dengan pasien yang memiliki dukungan keluarga yang kurang (p=0,002129, OR=5,376). Terdapat hubungan antara dukungan keluarga terhadap kepatuhan pasien menjalani hemodialisis

Cite

CITATION STYLE

APA

Gandung, P. A., Lidia, K., Deo, D. A., & Artawan, I. M. (2025). HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KEPATUHAN PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS MENJALANI HEMODIALISIS DI RSUD PROF. DR. W. Z. JOHANNES. Jurnal Kesehatan Tambusai, 6(4), 15285–15292. https://doi.org/10.31004/jkt.v6i4.52360

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free