PERAN MAJELIS TAKLIM DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KEAGAMAAN

  • Sutarjo S
N/ACitations
Citations of this article
156Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Majelis taklim merupakan salah satu lembaga pendidikan non formal yang memiliki kontribusi besar dalam mengembangan dan pembinaan ilmu agama Islam. Majelis taklim di Indonesia sudah berkembang pesat dalam masyarakat, mulai dari anggotanya yang sedikit hingga yang anggotanya mencapai ribuan. Salah satu majelis taklim yang turut andil di Desa Cintaasih Kecamatan Pangkalan Kabupaten Karawang yaitu Pengajian ahad pagi yang dikelola oleh Pondok Pesantren Darussalam Bakan Pedes. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran pengajian ahad pagi di Desa Cintaasih dalam meningkatkan pemahaman keagamaan.  Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan kualitatif karena data yang diperoleh diolah dan dijelaskan dalam Penelitian  penulis. Dalam memperoleh data, penulis menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini meliputi sumber data primer yaitu hasil wawancara dengan pengasuh, pengurus dan beberapa jamaah pengajian ahad pagi di Desa Cintaasih, serta sumber data sekunder yang berasal dari dokumentasi kegiatan. Adapun hasil temuan dari peran pengajian ahad pagi di Desa Cintaasih dalam meningkatkan pemahaman keagamaan yaitu: (1) Pembinaan keimanan jamaah, setelah mengikuti pengajian ahad pagi ini jamaah merasakan adanya peningkatan keimanan. (2) Membina keluarga dalam mewujudkan keluarga sakinah melalui kegiatan bahsul masail di Ahad legi. (3) Pemberdayaan kaum duafa dengan diadakannya kegiatan santunan anak yatim setiap bulan Muharram. (4) Peningkatan ekonomi rumah tangga dengan banyaknya jamaah yang ikut mengaji sambil berjualan. (5) Sebagai tempat untuk belajar ilmu agama, sehingga dapat meningkatkan pemahaman keagamaan. (6) Membina kerukunan sesama umat dengan silaturrahim.Majelis taklim is one of the non-formal educational institutions that has a major contribution in developing and fostering Islamic religious knowledge. Majelis taklim in Indonesia have developed rapidly in society, ranging from a few members to thousands of members. One of the taklim assemblies that took part in Cintaasih Village, Pangkalan District, Karawang Regency, namely the Sunday morning recitation which is managed by the Bakan Pedes Darussalam Islamic Boarding School. This study aims to describe the role of the Sunday morning recitation in Cintaasih Village in increasing religious understanding. This study uses a qualitative approach because the data obtained is processed and explained in the author's study. In obtaining data, the author uses the method of observation, interviews and documentation. Sources of data in this study include primary data sources, namely the results of interviews with caregivers, administrators and several Sunday morning recitation congregations in Cintaasih Village, as well as secondary data sources derived from documentation of activities. As for the findings of the role of the Sunday morning recitation in Cintaasih Village in increasing religious understanding, namely: (1) Fostering the faith of the congregation, after attending this Sunday morning recitation the congregation felt an increase in faith. (2) Fostering families in realizing the sakinah family through bahsul masail activities on Sunday legi. (3) Empowerment of the duafa by holding orphanage assistance activities every Muharram month. (4) Increasing the household economy with the large number of congregations participating in the Koran while selling. (5) As a place to study religious knowledge, so as to increase religious understanding. (6) Fostering harmony among the people with friendship

Cite

CITATION STYLE

APA

Sutarjo, S. (2021). PERAN MAJELIS TAKLIM DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KEAGAMAAN. JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA), 9(1), 101–113. https://doi.org/10.35706/judika.v9i1.5238

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free