INDENTIFIKASI BAWAH PERMUKAAN DI LAPANGAN SEPAKBOLA MINI, JATIMULYO, LOWOKWARU, KOTA MALANG DENGAN MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK

  • Gregorius Aryoko Gautama G
  • Yusron Firmansah Y
  • Linda Alya Grestika L
N/ACitations
Citations of this article
17Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kota Malang merupakan salah satu Kotamadya di Jawa Timur dengan luas 110.06 km2 yang memiliki lima kecamatan yaitu Kendungkandang, Klojen, Blimbing, Lowokwaru dan Sukun. Lembar geologi Kota Malang memperlihatkan bahwa daerah Kota Malang terbentuk karena pengendapan Formasi Solo-Gunungapi. Batuan yang dihasilkan pengendapan berupa tufa, tufa pasiran, breksi gunung api, aglomerat dan lava. Metode  geolistrik  dapat  digunakan  untuk  eksplorasi  mineral  dan batubara, juga dapat digunakan untuk mengetahui struktur stratigrafi permukaan bawah tanah. Geolistrik dapat digunakan untuk eksplorasi  sumber daya alam dengan kedalaman yang dangkal. Resistivitas atau tahanan jenis merupakan nilai yang menunjukkan kemampuan material untuk menghantarkan arus listrik. Fokus penelitian berdasarkan data lembar geologi Kota Malang untuk mengetahui stratigrafi dan geologi di Lapangan Sepakbola Mini, Jatimulyo, Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur. Lokasi penelitian berada di Lapangan Sepakbola Mini, Jatimulyo, Lowokwaru, Kota Malang berada di koordinat  7°56'50.71" LS 112°36'57.77" BT dengan luas penelitian 70m × 45m. Lintasan penelitian adalah lima lintasan dengan jarak antar lintasan 10 meter, panjang setiap lintasan 68,44 meter. Kedalaman yang diperoleh dalam penelitian yaitu 37,28 meter. Interpretasi material bawah tanah yang kami peroleh pada kedalaman 0,0 m – 5,179 m dengan rentang nilai resistivitas 8,859 – 11,2 Ωm di interpretasi sebagai material berupa lempung, pada kedalaman 5,179 m – 10 m dengan rentang nilai resistivitas 11,29 – 12,59 Ωm di interpretasi sebagai material berupa lempung berpasir, pada kedalaman 10 m – 37,28 m dengan rentang nilai resistivitas 12,74 – 15,85 Ωm di interpretasi sebagai material berupa pasir, pada kedalaman 11,5 m – 37,28  m dengan rentang nilai resistivitas 16,24 – 18,33 Ωm di interpretasi sebagai material berupa alluvial, pada kedalaman 13,89 m – 37,28 m dengan rentang nilai resistivitas 19 – 20,69 Ωm di interpretasi sebagai material berupa pasir berbatu.

Cite

CITATION STYLE

APA

Gregorius Aryoko Gautama, G. A. G., Yusron Firmansah, Y. F., & Linda Alya Grestika, L. A. G. (2022). INDENTIFIKASI BAWAH PERMUKAAN DI LAPANGAN SEPAKBOLA MINI, JATIMULYO, LOWOKWARU, KOTA MALANG DENGAN MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK. Jurnal Qua Teknika, 12(01), 58–81. https://doi.org/10.35457/quateknika.v12i01.2108

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free