Abstract
Khitan terbukti memberikan manfaat bagi kesehatan. Khitan adalah jenis luka akut yang memerlukan perawatan luka yang bebas dari infeksi dan luka yang lembab. Orang tua beranggapan luka khitan akan sembuh dengan sendirinya dan tidak akan terjadi penyakit atau kelainan apapun. Dampak dari luka pascakhitan yang mengarah ke masalah kesehatan lebih lanjut dapat dicegah melalui perilaku orang tua dalam merawat luka pascakhitan. Masalah yang timbul akibat pascatindakan khitan seperti phimosis (kondisi dimana kulup tidak bisa ditarik kembali dari sekitar ujung penis), mencegah infeksi saluran kemih, membuat penis menjadi bersih, dan mengurangi resiko terkena karsinoma penis. Tujuan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah meningkatkan pengetahuan orang tua tentang perawatan luka pascakhitan agar mampu memberikan kesiapan mental bagi anak yang akan menjalani khitan. Sasaran PkM ini adalah masyarakat di Jalan Wonobaru Gang Madyosari, Pontianak Selatan. Metode pelaksanaan PkM ini meliputi diskusi dan simulasi dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil PkM ini diperoleh 77% peserta mampu menjawab pertanyaan tersebut dengan benar, serta dua orang peserta mampu mempraktikkan kembali cara perawatan luka pascakhitan dengan metode konvensional. Peserta PkM mengungkapkan bahwa mengetahui perawatan luka pascakhitan penting guna meminimalkan komplikasinya.
Cite
CITATION STYLE
Kardiatun, T., Surtikanti, S., Fitrian R., W., Ariyanti, S., & Fadila, Y. (2023). Family Health Promotion: Perawatan Luka Pascakhitan, Metode Konvensional yang Optimal di Wilayah Pontianak Selatan. Abdimas Universal, 5(1), 49–54. https://doi.org/10.36277/abdimasuniversal.v5i1.275
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.