Abstract
This research examines the effect of SSI-based inquiry learning compared to discovery learning on students' chemical literacy abilities and inquiry skills. It also explores the percentage contribution of SSI-based inquiry learning to these abilities, along with the percentage of students achieving good levels in both areas. The study follows a quasi-experimental design with pretest, treatment, and posttest stages. The population includes all XI-grade students in MAN South Aceh Regency, with a sample drawn from two classes at MAN 4 South Aceh (XI IPA1 and XI IPA2). Data was collected using questions, observation sheets, and questionnaires, and analyzed through MANOVA and N-gain tests. The results indicate a significant difference in chemical literacy and inquiry skills between students using SSI-based inquiry learning and those applying discovery learning. Students engaged in SSI-based inquiry learning performed better in both areas. The study found that SSI-based inquiry learning contributes 92.80% to the improvement of students' chemical literacy and inquiry skills, with 80.90% contributing to chemical literacy and 83.20% to inquiry skills. Additionally, 82% of students in SSI-based inquiry learning show good chemical literacy, while 50% demonstrate good inquiry skillsPenelitian ini bertujuan untuk (1) pengaruh perbedaan kemampuan literasi kimia dan keterampilan inkuiri dengan penerapan pembelajaran inkuiri berbasis SSI dan siswa dengan penerapan pembelajaran discovery learning, (2) Persentase sumbangan pembelajaran inkuiri berbasis SSI terhadap kemampuan literasi kimia dan keterampilan inkuiri siswa dan (3) persentase siswa yang memiliki kemampuan literasi kimia dan keterampilan dengan kategori baik pada pembelajaran inkuiri berbasis SSI. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment, metode ini berisi langkah-langkah yang terdiri dari pretest, perlakuan dan posttest. Populasi yang terdapat penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI yang ada di seluruh MAN Kabupaten Aceh Selatan yang memiliki karakteristik sama dengan MAN 4 Aceh Selatan. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MAN 4 Aceh Selatan yang berjumlah dua kelas dengan rincian kelas XI IPA1 dan kelas XI IPA2. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan soal, lembar observasi dan angket. Analisis data dilakukan melalui uji MANOVA dan N-gain. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) ada pengaruh perbedaan kemampuan literasi kimia dan keterampilan inkuiri dengan penerapan pembelajaran inkuiri berbasis SSI dan siswa dengan penerapan pembelajaran discovery learning. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa kemampuan literasi kimia dan keterampilan inkuiri yang mengikuti pembelajaran inkuiri berbasis SSI jauh lebih baik dibandingkan pembelajaran discovery learning. (2) Hasil persentase menunjukkan ada sumbangan pembelajaran inkuiri berbasis SSI terhadap kemampuan literasi kimia dan keterampilan inkuiri siswa sebesar 92,8%. (3) Hasil persentase menunjukkan ada sumbangan pembelajaran berbasis SSI terhadap kemampuan literasi kimia siswa sebesar 80,9% dan keterampilan inkuiri siswa. Sebesar 83,2%. (4) Sebesar 82% siswa yang mengikuti pembelajaran kimia melalui inkuiri berbasis SSI memiliki kemampuan literasi kimia yang baik. (5) Sebesar 50% siswa yang mengikuti pembelajaran kimia melalui inkuiri berbasis SSI memliki keterampilan inkuiri yang baik.
Cite
CITATION STYLE
Dewi, R. M., & Prodjosantoso, AK. (2024). The Influence of Inquiry Learning Based on Socio-Scientific Issues (SSI) on High School Students’ Inquiry Skills and Chemical Literacy. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 10(10), 8185–8196. https://doi.org/10.29303/jppipa.v10i10.7420
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.