INTERNALISASI NILAI-NILAI RELIGIUS BERBASIS MULTIKULTURAL DALAM MEMBENTUK INSAN KAMIL

  • Rifa'i M
N/ACitations
Citations of this article
352Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Bahasa Indonesia: Globalisasi membawa dampak pada persaingan keunggulan di aspek-aspek kehidupan. Dalam konteks pendidikan, persaingan mendapatkan pendidikan terbaik dalam prestasi akademis telah menjadi semacam kompetisi. Di sinilah muncul tuntutan dari beberapa pihak pengguna pendidikan untuk memunculkan keunggulan manusia melalui konsep insan kamil di dunia pendidikan. Insan kamil dapat dibentuk jika manusia saling menghormati dan menjalankan ajaran agamanya dengan murni dan konsekuen. Nilai religius multikultural merupakan nilai urgen untuk diinternalisasikan kepada peserta didik karena nilai tersebut akan mampu menjadikan peserta didik menjadi lebih toleran dan lebih religius bahkan mengamalkan ajaran agamanya dan menyentuh afeksi dan psikomotoriknya. Kertas kerja ini membahas tentang Internalisasi nilai religius multikultural dengan membentuk budaya religius multikultural sehingga pada akhirnya anak didik akan terbiasa mengamalkan nilai-nilai religius dan akan menjadi anak didik yang menghormati sesamanya bahkan dengan yang lain agama. English: Globalization brings competition in life aspects. In terms of education, rivalry in going to the best education for best academic achievement provider has become a kind of competition. This emerges demands from education users to emerge human excellence through the concept of insan kamil (honorific personality) in education. Honorific personality can be forms when human being respect each other and practice religions purely and consequently. The religious-multicultural values are urgently internalized to students as it promotes tolerance and religiousity so that the religious practice is alive in students’ affective and psychomotoric domains. This working paper is dealing with internalization process of religious-multicultural values by creating the culture of religiousity and multiculture to form the habit of respecting, despite with those from different religions.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rifa’i, Muh. K. (2016). INTERNALISASI NILAI-NILAI RELIGIUS BERBASIS MULTIKULTURAL DALAM MEMBENTUK INSAN KAMIL. Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies), 4(1), 116. https://doi.org/10.15642/pai.2016.4.1.116-133

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free