Abstract
Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna simbolik tari Asmaradana karya Pragina Gong Yogyakarta. Pragina Gong adalah sebuah komunitas tari yang dibentuk sejak 3 Desember 2005 oleh mahasiswa Jurusan Tari Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia Yogyakarta angkatan tahun 2004. Grup ini lahir dari peserta grand finaslis ajang pencarian bakat Indonesia’s got Talent yang diadakan oleh salah satu stasiun TV swasta Indonesia.Karya tari Praginagong berangkat dari unsur tradisional hingga kontemporer. Karya-karya tari yang diciptakan semua berangkat dari ide kreatif yang berpijak pada unsur tradisi, namun telah dikemas menjadi suatu sajian yang lebih inovatif dan bersifat entertainment (seni sebagai hiburan). Salah satu karya terbaiknya adalah tari Asmaradana.Teori yang digunakan adalah teori semiotika dari Ferdinad de Saussure. Data yang digunakan dikumpulkan dengan teknik observasi non partisipan melalui melihat pertunjukan, mengamati anggota grup Pragina Gong berlatih serta dengan wawancara. Berdasarkan pengamatan tersebut dapat disimpulkan tari Asmaradana merupakan tari kreasi yang seringkali ditampilkan oleh grup pragina Gong. Tari tersebut selau dikembangkan sesuai dengan kebutuhannya. Konten dalam tari Asmaradana ini memiliki konsep yang menggambarkan tentang cinta kasih, keberagaman antar sesama manusia, bangsa dan tanah air yang diwujudkan dalam bentuk gerak, properti tari, iringan musik dan kostum.
Cite
CITATION STYLE
Noviana, N. (2019). MAKNA SIMBOLIK TARI ASMARADANA KARYA PRAGINA GONG YOGYAKARTA. Joged, 9(2), 823–833. https://doi.org/10.24821/joged.v9i2.2548
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.