Abstract
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis eksperimen yang bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) sejauh mana kemampuan berbicara siswa pada kelas IV SDN 1 Kadipiro dengan menggunakan model pembelajaran Paired Storytelling (PST). 2) sejauh mana kemampuan berbicara siswa pada kelas IV SDN 1 Kadipiro dengan menggunakan model pembelajaran Numbered Head Together (NHT). 3) perbedaan kemampuan berbicara siswa kelas IV SDN 1 Kadipiro antara menggunakan model pembelajaran PST dengan model pembelajaran NHT. Teknik pengumpulan data menggunakan tes berupa unjuk kerja untuk pretest dan postest. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif, uji kesetaraan, uji normalitas dan homogenitas serta uji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara deskriptif keterampilan berbicara siswa kelompok eksperimen dengan menggunakan model pembelajaran PST diperoleh rata-rata sebesar 84,68 yang termasuk dalam kategori tinggi, sedangkan keterampilan berbicara siswa kelompok kontrol dengan menggunakan model pembelajaran NHT diperoleh rata-rata 78,36 yang termasuk dalam kategori tinggi. Secara komparatif ada perbedaan pada keterampilan berbicara siswa kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran PST dan siswa kelas kontrol dengan model pembelajaran NHT dilihat dari nilai rata-rata yang berbeda. Pembelajarannya menggunakan model pembelajaran PST lebih tinggi dibandingkan dengan model pembelajaran NHT.
Cite
CITATION STYLE
Syahroh, S. M., & Masjid, A. A. (2023). Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Paired Storytelling Terhadap Kemampuan Berbicara Siswa Kelas IV SD Negeri 1 Kadipiro Kabupaten Bantul. Trihayu: Jurnal Pendidikan Ke-SD-An, 9(3), 311–320. https://doi.org/10.30738/trihayu.v9i3.15546
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.