PELESTARIAN BUDAYA MENUMBAI MADU SIALANG MELALUI KARYA TARI RITUAL MENUMBAI

  • Sary D
  • Loravianti S
N/ACitations
Citations of this article
13Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Karya tari yang berjudul “Ritual Menumbai” terinspirasi dari sebuah prosesi pengambilan madu hutan yang berada di Indonesia lebih tepatnya di Kampar, Riau. Prosesi yang dilakukan untuk pengambilan madu hutan ini meliputi dua lokasi, yakni dirumah dan dialam. Untuk menggarap konsep yang lahir dalam sebuah karya tari, menghadirkan interpretasi pengkarya terhadap prosesi menumbai tersebut. Kemudian pengkarya menggunakan properti kain putih untuk menampilkan siluet , obor, jerigen dan tali. Eksplorasi gerak terkait dengan pengembangan dari gerak dasar para juagan saat prosesi menumbai yang disesuaika dengan karakter pengkarya. Metode yang digunakan dalam pelahiran karya ini diantarnya, observasi, pengolahan data, studi pustaka, pemilihan pendukung karya, eksplorasi, penataan gerak, improvisasi, dan evaluasi. Dalam karya ini terdiri dari tiga bagian, bagian pertama menggambarkan interpretasi tentang prosesi sebelum menumbai dirumah, dibagian kedua menggambarkan prosesi di ruang alam diawali panggilan adat serta gotong-royong., dan dibagian ketiga menggambarkan mala petaka yang dialami jika tidak melakukan prosesi yang seharusnya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sary, D., & Loravianti, S. R. (2023). PELESTARIAN BUDAYA MENUMBAI MADU SIALANG MELALUI KARYA TARI RITUAL MENUMBAI. Jurnal Cerano Seni : Pengkajian Dan Penciptaan Seni Pertunjukan, 2(1), 10–16. https://doi.org/10.22437/jcs.v2i1.23569

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free