Kecurangan Pemilihan Presiden di Indonesia pada tahun 2024 : Analisis Kasus dan Dampaknya terhadap Demokrasi

  • Said Alghan A
  • Hafiedh F
  • Louis M
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
94Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini mengkaji integritas pemilihan umum di Indonesia dengan berfokus pada tantangan dan ancaman yang ditimbulkan oleh kecurangan dalam Pemilu 2024. Dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini menyoroti berbagai ketidakteraturan signifikan seperti pelanggaran prosedural oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), surat suara yang telah ditandai sebelum hari pemungutan suara, serta masalah logistik yang mencakup hilangnya surat suara dan kotak suara yang tidak tersegel. Laporan dari Democracy and Electoral Empowerment Partnership (DEEP) Indonesia mengungkapkan bahwa skala kecurangan dalam Pemilu 2024 lebih parah dibandingkan dengan pemilu-pemilu sebelumnya. Permasalahan ini merusak kepercayaan publik terhadap proses pemilu dan berpotensi menimbulkan risiko terhadap stabilitas politik. Hasil penelitian menekankan pentingnya mengatasi tantangan-tantangan ini melalui penguatan pengawasan, perbaikan prosedur, dan aksesibilitas yang inklusif untuk memastikan pelaksanaan pemilu yang adil dan transparan. Dengan memulihkan kepercayaan publik, langkah-langkah tersebut menjadi sangat penting untuk melindungi demokrasi di Indonesia dan menjaga legitimasi pemerintahan yang terpilih.

Cite

CITATION STYLE

APA

Said Alghan, A., Hafiedh, F., Louis, M., & Pratama, V. B. U. (2025). Kecurangan Pemilihan Presiden di Indonesia pada tahun 2024 : Analisis Kasus dan Dampaknya terhadap Demokrasi. Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi, 24(2), 514–520. https://doi.org/10.21009/jimd.v24i2.53161

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free