SISTEM MANAJEMEN PERENCANAAN, PELAKSANAAN DAN EVALUASI PEMBELAJARAN DI SMP QUR’AN DARUL FATTAH LAMPUNG SELATAN

  • Santoso E
  • Hamid M
  • Warisno A
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
286Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran sebagai usaha mengelola pembelajaran yang efektif dan efisien. Kegiatan belajar mengajar menjadi semakin mudah apabila menerapkan manajemen dengan baik. Peneraapan sistem manajemen perencanaa, pelaksanaa, dan evaluasi sebagai langkah pembelajaran untuk memudahkan penyampaian informasi atau bahan ajar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: penyusunan perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, evaluasi manajen pelaksanaan pembelajaran SMP Qur’an Darul Fattah Lampung Selatan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Subjek  penelitian adalah guru, kepala sekolah, pengawas, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan: Perencanaan pembelajaran yang disusun oleh guru berdasarkan kurikulum dengan berpedoman pada BSNP. Perangkat pembelajaran disusun oleh guru kelas VII, VIII dan IX bidang studi, IPA, IPS dan TIK. Perangkat tersebut diserahkan kepada kepala sekolah pada setiap awal semester untuk ditandatangani. Perangkat yang disusun meliputi minggu  efektif,  prota,  prosem,  silabus dan RPP. Pembelajaran  tidak  semua  dilaksanakan berdasarkan perencanaan yang telah disusun. Hal ini disebabkan keterbatasan media dan waktu pelaksanaan yang tidak sesuai. Kegiatan pembelajaran belum sepenuhnya dilaksanakan secara sistematis melalui proses eksplorasi, elaborasi dan konfirmasi. Pada kegiatan pendahuluan guru melakukan absensi, apersepsi, memotivasi siswa dan memberitahukan tujuan pembelajaran. Pada kegiatan inti, guru menerapkan metode tanya jawab, demonstrasi, pembelajaran  langsung,  praktek dan penugasan. Pada akhir pembelajaran guru memberitahukan materi yang akan dibahas pada pertemuan selanjutnya, memberikan tugas, menegaskan kembali materi yang telah diajarkan dan guru bersama siswa mengambil kesimpulan. Evaluasi yang dilakukan oleh guru lebih sering menilai keaktifan siswa, cara kerjanya dan hasil yang dikerjakannya. Evaluasi sering diambil nilai praktek, karena setiap pembelajaran selalu dilakukan di lab dan selalu ada tugas yang harus dipraktekkan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Santoso, E. B., Hamid, M. A., Warisno, A., Andari, A. A., & Sujarwo, A. (2023). SISTEM MANAJEMEN PERENCANAAN, PELAKSANAAN DAN EVALUASI PEMBELAJARAN DI SMP QUR’AN DARUL FATTAH LAMPUNG SELATAN. Al Wildan: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 1(3), 146–155. https://doi.org/10.57146/alwildan.v1i3.1520

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free