Klasifikasi Kualitas Udara Berdasarkan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) Menggunakan Metode Fuzzy Tsukamoto

  • Putra A
  • Rismawan T
N/ACitations
Citations of this article
216Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Berdasarkan data WHO (World Health Organization), 9 dari 10 orang menghirup udara dengan kualitas yang buruk. Kualitas udara yang buruk membunuh hampir 7 juta orang tiap tahunnya. Untuk kota Pontianak sendiri, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) telah menyediakan sejumlah media mulai dari media berbentuk fisik hingga ke media berbentuk digital yang dapat menampilkan informasi mengenai kualitas udara. Data yang digunakan pada media-media tersebut diolah langsung oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Maka dari itu untuk menyediakan alternatif dalam pengelolaan data kualitas udara bagi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pontianak, dirancangs sebuah sistem yang dapat mengklasifikasikan kualitas udara berdasarkan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU). Penelitian ini telah berhasil menghasilkan sebuah sistem klasifikasi kualitas udara berdasarkan ISPU dengan mengguna metode Fuzzy Tsukamoto. Data digunakan pada penelitian ini adalah data hasil pengukuran harian 5 parameter berpengaruh yaitu PM10, SO2, CO, O3dan NO2 mulai dari tanggal 1 Januari 2020 hingga 31 Desember 2020.  Hasil pengujian dari sistem ini menunjukkan nilai akurasi dari sistem klasifikasi ini adalah 97%.

Cite

CITATION STYLE

APA

Putra, A. E., & Rismawan, T. (2023). Klasifikasi Kualitas Udara Berdasarkan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) Menggunakan Metode Fuzzy Tsukamoto. Coding Jurnal Komputer Dan Aplikasi, 11(2), 190. https://doi.org/10.26418/coding.v11i2.58704

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free