PERBEDAAN PANJANG TUNGKAI (LEG LENGTH DISCREPANCY) DALAM ORTHOPAEDI

  • Widiwanto B
N/ACitations
Citations of this article
23Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Masalah leg length discrepancy dalam orthopaedi bukan hanya permasalahan kosmetik, tetapi juga permasalahan fungsional. Ada empat jenis terapi yang memungkinkan untuk menyeimbangkan panjang tungkai : (1) sepatu tambahan atau konversi dengan prostetik (2) epiphysiodesis pada sisi tungkai yang panjang (3) pemendekan pada sisi tungkai yang panjang (4) pemanjangan pada sisi tungkai yang pendek. Kombinasi antara pemanjangan pada ipsilateral dan epiphysiodesis pada kontralateral dapat digunakan pada ketidaksamaan yang bermakna untuk mengurangi jumlah pemanjangan yang dibutuhkan. (Champbell,2007) Semua tipe alat dan teknik pemanjangan tungkai memiliki komplikasi. (1) Pin Track Infection (2) berhubungan dengan otot, terjadi Flexion contracture (3) Subluksasi/ dislokasi sendi (4) infeksi, pseudoarthrosis, plate patah dan malunion. (Stanitski ,1999) Keywords : Leg length discrepancy, terapi, komplikasi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Widiwanto, B. (2017). PERBEDAAN PANJANG TUNGKAI (LEG LENGTH DISCREPANCY) DALAM ORTHOPAEDI. Saintika Medika, 10(1), 10. https://doi.org/10.22219/sm.v10i1.4143

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free