Abstract
Berdasarkan data dari Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal) Daerah Yogyakarta, bencana yang sering terjadi di Yogyakarta adalah tanah longsor, kekeringan, puting beliung. Dalam penelitian ini, telah dilakukan Zonasi potensi bencana tanah longsor di daerah Gunung Kidul Yogyakarta menggunakan metode skoring dan pembobotan yang mengacu pada Peraturan Mentri PU No. 22/PRT/M/2007 tentang Pedoman Penataan Ruang Kawasan Rawan Bencana Longsor dan metode Analytical Hierarchy Proccess (AHP). Hasil yang didapat pada penelitian ini berupa Tiga Zonasi daerah rawan longsor yaitu potensi tinggi terdapat pada tiga Dusun yaitu Dusun Kacangan Desa Hargomulyo terletak di N 42º E, Dusun Kedok Ploso N 186 º E, dan Daerah Dusun Kembang Desa Nglegi N 160º E didasarkan pada peta kerawanan longsor yang diolah berdasarkan peraturan mentri PU No. 22/PRT/M/2007. Sedangkan Zona Sedang terletak di Dusun Karangduwet Desa Ngalang N 95º E. Zona kerawanan rendan terletak di Dusun Duwet, Desa Ngalang N 4º E. Kriteria pada daerah penelitian meliputi litologi : 0,250, kemiringan lereng : 0,053, kondisi air tanah 0,304, struktur tanah : 0,161, tutupan lahan : 0,102 dan reief relatif : 0,131 semua penentuan kriteria didasari pada landslide hazard evaluation factor (LHEF) yang diolah berdasarkan metode AHP dan teknik overlay peta
Cite
CITATION STYLE
Kuswanto, J. (2019). PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ANDROID PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI KELAS XI. Indonesian Journal of Business Intelligence (IJUBI), 2(2), 65. https://doi.org/10.21927/ijubi.v2i2.1139
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.