Sosialisasi Pemasaran Produk Hortikultura Berbasis Komunitas: Membangun Loyalitas Pelanggan

  • Jandu I
N/ACitations
Citations of this article
7Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Sektor hortikultura di Indonesia menghadapi tantangan signifikan akibat ketergantungan petani kepada tengkulak dan minimnya pemahaman pemasaran modern. Petani seringkali menerima harga rendah karena rantai distribusi yang tidak efisien, serta kurangnya pengetahuan digital dan branding yang menyebabkan produk mereka tidak memiliki identitas jelas dan kesulitan membangun loyalitas pelanggan. Potensi Kelompok Tani “Nai Ca Anggit Anggit” dalam pertanian organik, meskipun besar, terhambat oleh kurangnya pemahaman digital, sehingga strategi branding dan pemasaran melalui media sosial, informasi produk lengkap, dan sistem pre-order (PO), serta pendampingan profesional, sangat dibutuhkan untuk memperkuat daya saing. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berhasil meletakkan dasar bagi praktik pemasaran yang lebih berkelanjutan dan menguntungkan, mengurangi ketergantungan kepada tengkulak, dan mengoptimalkan nilai jual produk petani.

Cite

CITATION STYLE

APA

Jandu, I. H. (2025). Sosialisasi Pemasaran Produk Hortikultura Berbasis Komunitas: Membangun Loyalitas Pelanggan. Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma, 6(4). https://doi.org/10.26874/jakw.v6i4.1146

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free