Abstract
Penyalahgunaan NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif) menjadi masalah global yang berdampak pada kesehatan, sosial, ekonomi dan lingkungan. Kondisi ini merupakan masalah yang serius di berbagai wilayah, termasuk di Desa Pasirkiamis Kab.Garut. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berkontribusi terhadap penyalahgunaan NAPZA di Desa Pasirkiamis serta mengevaluasi efektifitas program sosialisasi sebagai salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan ini. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dimana pengumpulan informasi sebanyak mungkin tentang persoalan yang menjadi topik penelitian dengan mengutamakan data-data verbal. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor lingkungan dan keluarga memainkan peran penting dalam penyalahgunaan NAPZA. Penelitian ini menyarankan perlunya pemberhentian jalur peredarannya dengan menggerakan Badan Narkotika Nasional Kabupaten Garut untuk melakukan pencegahan sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat terutama pada anak usia produktif, dengan melibatkan berbagai pihak seperti orang tua, komunitas, organisasi pemuda, sekolah maupun kampus untuk mengontrol dan memberikan pengawasan terhadap kalangan muda. Dan diperlukan kolaborasi antara pemerintah desa dan masyarakat upaya pencegahan dapat meliputi program-program edukasi seperti PKK, tokoh agama, dan karang taruna.
Cite
CITATION STYLE
Ikram, R. A. D., Syifa, T. N., Fitriani, N., Lestari, N. H., Braqi, M. F., Agustina, G., … Hamidah, N. (2024). Analisis Program Sosialisasi Tingkat Pengetahuan Bahaya NAPZA Pada Masyarakat Desa Pasirkiamis Kabupaten Garut. Jurnal Pengabdian Sosial, 1(11), 2061–2068. https://doi.org/10.59837/e98dbj49
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.