PENINGKATAN NILAI GIZI DAN DAYA TERIMA SENSORIS PADA TEMPE BIJI KECIPIR (Psophocarpus tetragonolobus L) DENGAN PENAMBAHAN BIJI WIJEN

  • Santosa A
  • Nugroho B
  • Ningtyas A
N/ACitations
Citations of this article
95Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan biji wijen kandungan gizi yang diuji proksimat dan daya terima sensori tempe biji kecipir. Rancangan penelitan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) factorial dengan tiga taraf yaitu: W1: 5% dari 100 gram berat biji kecipir, W2: 10% dari 100 gram berat biji kecipir, W3: 15% dari 100 gram berat biji kecipir. Hasil penelitian menunjukan penambahan biji wijen (W) berpengaruh nyata terhadap analisis proksimat pada variabel (kadar abu, lemak, serat kasar dan HCN) dan terhadap analisis sensoris pada variabel (tekstur dan aroma). Perlakuan terbaik pada analisis proksimat dan sensoris adalah perlakuan penambahan biji wijen 15% dengan kadar protein  30.53 %, HCN 0.02 mg/100g, kadar air 20.06 %, kadar abu 2.64%, lemak 11. 80%, serat kasar 6.49 % dan karbohidrat by difference 35.30%; dengan nilai kesukaan padawarna 2.69 (agak kusam), tekstur 2.67 (agak keras), bau 2.31 (bau “langu”), rasa 2.86 (hambar), kenampakan 3.26 (agak kompak) dan kesukaan 2.34 (agak suka). Tempe Biji Kecipir, Biji Wijen, Proksimat, Sensoris.

Cite

CITATION STYLE

APA

Santosa, A. P., Nugroho, B., & Ningtyas, A. (2019). PENINGKATAN NILAI GIZI DAN DAYA TERIMA SENSORIS PADA TEMPE BIJI KECIPIR (Psophocarpus tetragonolobus L) DENGAN PENAMBAHAN BIJI WIJEN. Agritech: Jurnal Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto, 21(1), 74. https://doi.org/10.30595/agritech.v21i1.4727

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free