Analisis Pencemaran Air Sungai Akibat Dampak Limbah Industri Batu Alam di Kecamatan Depok Kabupaten Cirebon

  • Kamalia D
  • Sudarti S
N/ACitations
Citations of this article
88Readers
Mendeley users who have this article in their library.
Get full text

Abstract

Sungai merupakan aliran air yang mengalir dan biasanya dimanfaatkan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu permasalahan di sungai adalah timbulnya pencemaran air. Pembuangan limbah secara sembarangan ke sungai dapat mencemari air. Akibatnya munculnya beberapa dampak. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Depok yang terdapat sungai tercemari oleh limbah industri batu alam.  Tujuan penelitian ini untuk mengkaji pencemaran air sungai akibat limbah industri batu alam. Penelitian ini dilaksanakan melalui survey dengan responden masyarakat di Kecamatan Depok. Sampel penelitian ini adalah masyakat di Kecamatan Depok yakni berjumlah 46 orang yang telah mengisi kuisioner. Indikator dalam penelitian ini ada tiga yakni: indikator dampak, indikator kualitas air, dan indikator sikap. Data penelitian ini di analisis menggunakan metode deskriptif berupa persentase yang menunjukkan persentase dari setiap indikator tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 23% pencemaran air yang disebabkan oleh limbah industri batu alam dapat menimbulkan gangguan kesehatan apabila dikonsumsi, 37% perubahan warna air sungai menjadi keruh akibat  tercemari oleh limbah industri batu alam, dan 58% masyarakat turut menjaga kebersihan sungai. Dengan demikian, walaupun keadaan sungai tercemar dan menimbulkan dampak tetapi masyarakat tetap menjaga kebersihan lingkungan sungai.Kata kunci: Pencemaran Air;Dampak; Batu Alam; Limbah Industri

Cite

CITATION STYLE

APA

Kamalia, D., & Sudarti, S. (2022). Analisis Pencemaran Air Sungai Akibat Dampak Limbah Industri Batu Alam di Kecamatan Depok Kabupaten Cirebon. Jurnal Enviscience, 6(1), 1–13. https://doi.org/10.30736/6ijev.v6iss1.309

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free