Symbolic Violence in Children’s Stories: Content Analysis in Bobo Magazine

  • Isnania R
  • Martono N
  • Widyastuti T
N/ACitations
Citations of this article
46Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

The upper-class dominates various social spaces in society, including children’s stories. Children’s stories as a means of socializing values also participate in socializing upper-class habitus in the storyline. This study aims to describe the children’s habitus as narrated in short stories published in Bobo magazine. The method used in this study is the quantitative content analysis method and critical discourse analysis. This study’s object is about 174 short stories published in Bobo magazine from January 2019 to August 2020, of which 110 stories were taken randomly as samples. The results show that most of the children’s habitus narrated in the stories were upper-class children’s habitus, reaching out to 87 or 79.1% of all stories. Meanwhile, lower-class children’s habitus was found in 30.9% of all stories. The habitus of upper-class children featured in the story consisting of go on an excursion, luxury living, own electronic goods, own expensive good, wearing nightgowns, reading, and writing. On the other side, the habitus of lower-class children habitus featured in the story consisting of playing traditional games, living in poverty, and doing lower-class work. In conclusion, the upper-class children’s habitus appears more dominantly within short stories in Bobo magazine. This study’s results are expected as recommend to parties related to children’s stories publication to present more balanced stories.Kelas atas mendominasi berbagai ruang sosial di masyarakat, termasuk cerita anak-anak. Cerita anak sebagai sarana sosialisasi nilai juga turut serta dalam mensosialisasikan habitus kelas atas dalam jalan cerita. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan habitus anak yang dinarasikan dalam cerita pendek (cerpen) yang diterbitkan oleh majalah Bobo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis isi kuantitatif dan analisis wacana kritis. Objek penelitian ini adalah sebanyak 174 cerpen yang diterbitkan di majalah Bobo dari Januari 2019 hingga Agustus 2020, dimana 110 cerita diambil secara acak sebagai sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar habitus anak yang dinarasikan dalam cerita merupakan habitus anak kelas atas, mencapai 87 atau 79,1% dari seluruh cerita. Sedangkan habitus anak kelas bawah ditemukan pada 30,9% dari seluruh cerita. Habitus anak-anak kelas atas yang ditampilkan dalam cerita terdiri dari bertamasya, hidup mewah, memiliki alat elektronik, memiliki barang mahal, memakai baju tidur, membaca, dan menulis. Di sisi lain, habitus anak-anak kelas bawah ditampilkan dalam cerita yang terdiri dari bermain permainan tradisional, hidup dalam kemiskinan, dan digambarkan sebagai pekerjaan kelas bawah. Kesimpulannya, habitus anak kelas atas lebih dominan muncul dalam cerita pendek di majalah Bobo. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi rekomendasi bagi pihak-pihak yang terkait dengan publikasi cerita anak untuk menyajikan cerita yang lebih berimbang.

Cite

CITATION STYLE

APA

Isnania, R., Martono, N., & Widyastuti, T. R. (2020). Symbolic Violence in Children’s Stories: Content Analysis in Bobo Magazine. Society, 8(2), 677–694. https://doi.org/10.33019/society.v8i2.238

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free