IMPLEMENTASI MEMAHAMI KESETARAAN GENDER DALAM PERKAWINAN ADAT DI DESA IANTENA KECAMATAN KEWAPANTE KABUPATEN SIKKA

  • Bela A
N/ACitations
Citations of this article
15Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Secara umum penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih jauh tentang implmentasi memahami kesetaraan gender dalam proses perkawinan adat masayarakat Desa Iantena. Proses pengumpulan data yang dikerjakan oleh peneliti adalah turun langsung di lapangan tempat penelitian lalu mendatangi sumber-sumber informasi tentang apa yang diteliti. Berdasarkan hasil penelitian, Desa Iantena sendiri memiliki beragam kebiasaan atau adat yang menjadi pedoman moral, simbol jati diri dan keluhuran masyarakat. Implementasi pemahaman mengenai kesetaraan gender pada masyarakat Iantena sudah dilakukan jauh sebelum adanya muncul negara Indonesia dengan sebutan masyarakat saat itu hingga kini di kenal dengan sai gun sai nulun sai watu puhun blutuk sai tana wuan nurak artinya bahwa manusia sudah malakukan tindakan kesetaraan gender sejak dahulu kala, dan du’a lin la’in welin yang berarti laki-laki dan perumpuan mempunyai harkat dan martabat yang sama sebagai wujud dari implementasi kesetaraan bahwa nilai seorang wanita atau laki-laki selalu di wujudkan dengan belis atau mahar Sebagai bukti dan penghargaan terhadap perumpuan dan laki-laki.

Cite

CITATION STYLE

APA

Bela, A. M. (2023). IMPLEMENTASI MEMAHAMI KESETARAAN GENDER DALAM PERKAWINAN ADAT DI DESA IANTENA KECAMATAN KEWAPANTE KABUPATEN SIKKA. JOURNAL SCIENTIFIC OF MANDALIKA (JSM) e-ISSN 2745-5955 | p-ISSN 2809-0543, 4(6), 51–58. https://doi.org/10.36312/10.36312/vol4iss6pp51-58

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free