Pengaruh Desain Fasade Bangunan terhadap Distribusi Pencahayaan Alami pada Gedung menara Phinisi UNM

  • Latif S
  • Jamala N
  • Syahriana
N/ACitations
Citations of this article
34Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Desain pencahayaan merupakan salah satu prioritas dalam merancang bangunan gedung dan pemanfaatan pencahayaan alami dapat menurunkan pemakaian energi, namun perlu memperhatikan produktifitas kerja pengguna ruang dengan mempertimbangkan rekomendasi standard iluminasi (level of illuminance), kesilauan(glare), tingkat kecermelangan (brightness) dan efek penghawaan (thermal). Gedung Menara Phinisi Universitas Negeri Makassar menggunakan fasade bangunan berbentuk Hiperbolic Paraboloid sehingga desain gedung ini menjadi panduan dalam menganalisis pengaruh fasade bangunan terhadap pencahayaan alami. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh fasade bangunan terhadap tingkat iluminasi, distribusi cahaya alami dan aplikasi bentuk fasade. Metode penelitian kwantitatif dengan menggunakan program Autodesk Echotech untuk mengetahui tingkat iluminasi dalam dan luar bangunan. Hasil penelitian meyimpulkan bahwa terjadi penurunan distribusi cahaya apabila menggunakan fasade bangunan dan bentuk fasade juga berpengaruh terhadap tingkat iluminasi dalam ruang.

Cite

CITATION STYLE

APA

Latif, S., Jamala, N., & Syahriana. (2023). Pengaruh Desain Fasade Bangunan terhadap Distribusi Pencahayaan Alami pada Gedung menara Phinisi UNM. Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia, 6(1), 18–23. https://doi.org/10.32315/jlbi.6.1.59

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free