EUFEMISME DAN DISFEMISME DALAM VIDEO KAMAR ROSI “NGEGAS BANGET SOAL VAKSIN COVID-19”

  • Rembulan I
  • Felita Corinna D
N/ACitations
Citations of this article
17Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif mengenai eufemisme dan disfemisme dalam sebuah video Kamar Rosi yang membahas soal vaksin Covid-19. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganalisa salah satu fungsi dari bahasa, yaitu eufemisme (ungkapan bahasa dengan makna halus) dan disfemisme (ungkapan bahasa yang bermakna kasar atau kurang sopan) yang digunakan dalam dunia jurnalistik dan kesehatan, khususnya kondisi pandemi seperti saat ini yang menjadikan informasi tentang vaksin ramai diperbincangkan masyarakat dan banyak mengandung beragam pandangan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengambilan data yang digunakan pada penelitian ini dengan menggunakan metode simak catat yang dikemukakan oleh Mahsun (2005) dan menekankan pada aspek semantik leksikal, yang memfokuskan makna suatu bahasa seperti di dalam kamus. Sumber data pada penelitian adalah video Kamar Rosi “Ngegas Banget Soal Vaksin Covid-19” bersama narasumber yang merupakan salah seorang dokter relawan pandemi Covid-19, dokter Tirta Hudi. Dari data tersebut kemudian diambil ungkapan-ungkapan yang mengandung eufemisme dan disfemisme baik dari tingkat kata dan frasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih banyak ungkapan yang mengandung disfemisme daripada eufemisme, yaitu sebanyak 18 ungkapan disfemisme yang kemudian diklasifikasikan menjadi verba 8, nomina 2, adverbia 2 dan 6 ungkapan yang berupa frasa. Sedangkan ungkapan yang mengandung eufemisme sebanyak 7, dengan  1 adjektiva, 2 nomina, 3 frasa dan 1 klausa. Hal ini terjadi dikarenakan latar belakang keluarga narasumber yang memang cenderung to the point atau tanpa basa-basi. Adapun dari bentuk ungkapan yang mayoritas berupa disfemisme yang biasa digunakan oleh dokter Tirta ini, juga dapat berpengaruh pada tafsiran masyarakat mengenai vaksin Covid-19.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rembulan, I., & Felita Corinna, D. (2022). EUFEMISME DAN DISFEMISME DALAM VIDEO KAMAR ROSI “NGEGAS BANGET SOAL VAKSIN COVID-19.” Kongres Internasional Masyarakat Linguistik Indonesia, 162–166. https://doi.org/10.51817/kimli.vi.44

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free