Abstract
Penelitian berjudul “Makna Identitas Budaya dan Konflik Antaretnis dalam film Crazy Rich Asians” ini bertujuan untuk mengetahui makna identitas budaya Asia-Amerika dan konflik yang tersembunyi di balik narasi film. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Penelitian kualitatif ini menggunakan analisis semiotika naratif Greimas serta meminjam pemikiran Christian Metz tentang semiotika film. Semiotika naratif Greimas adalah sebuah teori dan metode yang dapat digunakan untuk mencari tanda-tanda di dalam teks naratif, baik yang tersurat pada struktur penceritaan, maupun yang tersirat pada struktur batin teks tersebut. Hasil penelitian ini menemukan bahwa makna identitas budaya Asia-Amerika dan konflik digambarkan melalui struktur luar penceritaan yang direpresentasikan melalui enam aktan, yakni sender, receiver, subject, object, dan traitor. Melalui aktan traitor (penghambat) diketahui bahwa kekuatan yang menghalangi subjek dalam meraih objeknya adalah prasangka, status sosial, dan dendam personal, sedangkan kekuatan yang mendukung subjek dalam menghadapi hambatan tersebut adalah cinta dan keberanian. Melalui skema fungsional, dinamika konflik dapat tergambar melalui urutan peristiwa kisah. Setelah melakukan analisis struktur batin dengan menggunakan semiotic square, diketahui bahwa tema utama yang mendasari struktur luar penceritaan adalah dikotomi antara Barat/Timur serta keberanian/ketakutan, berikut dengan subterm yang menegasikan dan mengimplikasikan kedua term utama.
Cite
CITATION STYLE
Arsi, M. A., & Sobur, A. (2019). MAKNA IDENTITAS BUDAYA DAN KONFLIK ANTARETNIS DALAM FILM “CRAZY RICH ASIANS.” Mediator: Jurnal Komunikasi, 12(1). https://doi.org/10.29313/mediator.v12i1.4519
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.