Abstract
Teknologi Batik telah ditemukan di China pada abad ke 7 dan masuk ke Indonesia melalui jalur perdagangan. Batik mulai dipoduksi secara massal di zaman Majapahit dan terus berkembang menjadi industri dan motif-motifnya menjadi penanda hirarkhi kekuasaan kerajaan di Yogyakarta dan Surakarta. Namun di pesisir Utara dikembangkan motif Batik alternatif dari pola yang mainstream di pedalaman Jawa, pola seperti itu dilarang dipakai di Keraton. Pengaruh kebudayaan Cina dan Arab ikut mewarnai motif Batik yang ada di Jawa Tengah.
Cite
CITATION STYLE
Sungkar, A. (2023). Batik di Jawa. Dekonstruksi, 9(04), 58–62. https://doi.org/10.54154/dekonstruksi.v9i04.191
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.