GAMBARAN RESILIENSI PERANTAU MINANGKABAU YANG BERWIRAUSAHA DI MEDAN

  • Mutia Maulidya
  • Rika Eliana
N/ACitations
Citations of this article
62Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan gambaran resiliensi perantau dari suku Minangkabau yang berwirausaha di Kota Medan. Suku Minangkabau sebagai salah satu suku di Indonesia memiliki budaya merantau. Sebagian besar dilakukan saat merantau ialah berwirausaha. Saat merantau dan berwirausaha akan menghadapi beberapa kesulitan. Dalam berwirausaha dan merantau butuh adanya kemampuan resiliensi. Penelitian ini melibatkan 296 wirausahawan perantau Minangkabau yang bertempat tinggal di Medan. Skala yang digunakan dalam penelitian ini ialah adaptasi dari Resiliency Quotient Test (RQ test ) oleh Reivich dan Shatte (2002). Hasil penelitian menunjukkan mayoritas perantau Minangkabau yang berwirausaha memiliki resiliensi yang tergolong tinggi. Tidak ada perantau Minangkabau yang berwirausaha memiliki resiliensi yang tergolong rendah.

Cite

CITATION STYLE

APA

Mutia Maulidya, & Rika Eliana. (2014). GAMBARAN RESILIENSI PERANTAU MINANGKABAU YANG BERWIRAUSAHA DI MEDAN. Psikologia: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Psikologi, 8(1), 34–39. https://doi.org/10.32734/psikologia.v8i1.2563

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free