KEBAYA DALAM ARENA KULTULRAL

  • Sariyati I
N/ACitations
Citations of this article
36Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kebaya is partof Indonesian fashion undergone significant changes. Kebaya changenot only in shape, but also the changes experienced of kebaya also occur in terms of functionand value. Changes that happened can not be separated from the habitus of producers andconsumers and capitals which dominate in an field. With that in mind Bourdieu can be seenhow the kebaya in a society, placing it as art and how capital appreciation as wrestling in afield.Key word: kebaya, habitus, field, capital Kebaya adalah bagian fashion Indonesia yang mengalami perubahan yang signifikan.Kebaya berubah bukan hanya pada bentuknya saja, akan tetapi perubahan yang dialamikebaya juga terjadi dari segi fungsi dan nilainya. Perubahan yang dialaminya tidak dapatterlepas dari habitus produsen dan konsumennya dan modal-modal yang mendominasi dalamsebuah arena. Dengan pemikiran bourdieu dapat dilihat bagaimana kebaya dalam sebuahmasyarakat, menempatkannya sebagai barang seni dan bagaimana apresiasinya sebagai modalyang bergulat dalam sebuah arena.Kata kunci: kebaya, habitus, arena, modal

Cite

CITATION STYLE

APA

Sariyati, I. (2013). KEBAYA DALAM ARENA KULTULRAL. CORAK, 2(2). https://doi.org/10.24821/corak.v2i2.2339

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free