ANALISIS SOSIOPRAGMATIK METAFORA KATA "MULUT" DALAM KOMUNIKASI SEHARI-HARI: SEBUAH PENDEKATAN KONTEKSTUAL DALAM KAJIAN PRAGMATIK SOSIAL

  • Ulfa R
  • Rahayu S
  • Hermandra H
N/ACitations
Citations of this article
12Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Metafora merupakan salah satu elemen penting dalam kajian pragmatik, khususnya sosiopragmatik, yang melibatkan hubungan antara bahasa dan konteks sosial dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu metafora yang sering muncul dalam percakapan adalah kata "mulut". Kata ini sering digunakan dalam berbagai ekspresi dan ungkapan yang memiliki makna lebih dari sekedar bagian tubuh manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana metafora kata "mulut" digunakan dalam komunikasi sehari-hari, dengan pendekatan sosiopragmatik yang memperhatikan konteks sosial dalam penggunaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis wacana, di mana data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara di berbagai konteks sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metafora "mulut" memiliki berbagai makna yang beragam, yang dipengaruhi oleh faktor sosial seperti status, hubungan sosial, dan peran komunikasi dalam interaksi sosial. Kata "mulut" berfungsi sebagai simbol ekspresi, komunikasi, dan pengaruh dalam masyarakat. Melalui analisis ini, kita dapat memahami bagaimana penggunaan metafora dalam percakapan sosial mencerminkan dinamika hubungan sosial dalam kehidupan sehari-hari.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ulfa, R. Y., Rahayu, S., & Hermandra, H. (2024). ANALISIS SOSIOPRAGMATIK METAFORA KATA “MULUT” DALAM KOMUNIKASI SEHARI-HARI: SEBUAH PENDEKATAN KONTEKSTUAL DALAM KAJIAN PRAGMATIK SOSIAL. Jurnal Basataka (JBT), 7(2), 675–678. https://doi.org/10.36277/basataka.v7i2.518

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free