Abstract
Pada pelaksanaan pembangunan proyek seringkali terjadi masalah yang mengakibatkan proyek mengalami hambatan, sehingga menimbulkan keterlambatan waktu penyelesaian proyek dan kegagalan dalam mencapai tujuan proyek. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian tentang analisis risiko dan langkah mitigasi yang efektif guna mengurangi dampak negatif dari keterlambatan (delay). Saat ini sudah banyak penelitian yang menganalisa risiko keterlambatan tetapi terbatas pada assessmen risiko berdasarkan probabilitas dan dampak saja dan mitigasi hanya dilakukan pada variabel penyebab tanpa memperhatikan agen keterlambatan. Sedangkan pada penelitian ini menggunakan metode House of Risk (HOR) yang terdiri dari 2 fase. Fase pertama (HOR-1) untuk menentukan faktor-faktor penyebab utama keterlambatan dan fase kedua (HOR-2) untuk memitigasi risiko secara efektif agar dapat menyelesaikan permasalahan keterlambatan dengan baik berdasarkan agen keterlambatan. Hasil analisis risiko keterlambatan menggunakan HOR diperoleh 6 kejadian keterlambatan (delay event) yang diakibatkan oleh 7 agen/penyebab keterlambatan dominan berdasarkan diagram pareto. Rekomendasi penanganan keterlambatan proyek yang efektif dapat dilakukan melalui 4 upaya mitigasi utama agar dampak keterlambatan dapat dicegah atau dikurangi.
Cite
CITATION STYLE
Soetjipto, J. W., Qudsy, N. H., & Arifin, S. (2021). Analisis Risiko Keterlambatan Proyek Menggunakan Metode House of Risk. Journal of Applied Civil Engineering and Infrastructure Technology, 2(1), 19–26. https://doi.org/10.52158/jaceit.v2i1.149
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.