Abstract
Penanganan Kasus COVID 19 DI wilayah DKI Jakarta cukup menjadi perhatian public Indonesia. Jakarta sebagai Epicentrum pemertintahan Indonesia juga menjadi Epicentrum penyebaran Virus COVID-19. Sehingga informasi yang muncul di media massa seiring sejalan dengan meningkatnya popularitas Anis Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta. Popularitas Gubernur Anies di media massa semakin meningkat karena kinerja dan kemampuannya memprediksi dan menangani wabah COVID-19. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana persepsi masyarakat DKI Jakarta tentang media massa dalam memberitakan strategi penanganan wabah COVID-19 oleh Pemerintah Daerah DKI Jakarta. 2. Untuk mengetahui bagaimana strategi penanganan wabah COVID-19 oleh Pemerintah Daerah DKI Jakarta terhadap pembentukan opini publik warga DKI Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualiitatif dengan teori persepsi, pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode wawancara sebagai instrumen pengumpulan data primer dan studi pustaka sebagai bahan sekunder subjek dari penelitian ini adalah Warga DKI Jakarta yang tersebar di Wilayah Kabupaten/Kota yang ada d Provinsi DKI Jakarta. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat cenderung mengikuti arus utama media massa atau dapat dikatakan memiliki kepercayaan yang cukup tinggi terhadap informasi yang disebarluaskan media massa tentang penanganan pandemi COVID-19 yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Pemprov DKI Jakarta yang dinilai baik oleh media massa. baik oleh masyarakat seiring dengan tingginya intensitas konsumsi media massa.
Cite
CITATION STYLE
Aminudin, A. (2022). PERSEPSI MASYARAKAT DKI JAKARTA TENTANG PEMBERITAAN PENANGANAN WABAH COVID-19 DI WILAYAH DKI JAKARTA. Medium, 9(2), 263–275. https://doi.org/10.25299/medium.2021.vol9(2).8881
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.