Strategi Pertahanan Tiongkok dalam Mengoptimalkan Postur Pertahanan Negara

  • Fardhal Virgiawan Ramadhan
N/ACitations
Citations of this article
18Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tiongkok meningkatkan kemampuan pertahanannya berdasarkan China’s National Defense in The New Era in 2019. Tiongkok melakukan peningkatan kemampuan pertahanannya tidak semata-mata untuk mengoptimalksan postur pertahanan negara untuk keamanan nasionalnya. Tetapi sebagai salah satu tindakan untuk menjaga stabilitas kawasan di Asia Timur. Berdasarkan China’s National Defense bahwa terdapat ancaman di kawasan Asia Timur yang dapat menimbulkan stabilitas negara di sekitarnya seperti perkembangan kemampuan pertahanan THAAD Korea Selatan, perubahan kebijakan pertahanan Jepang, kemampuan rudal balistik Korea Utara dan keterlibatan actor eksternal di Kawasan Asia Timur yakni Amerika Serikat. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan dan menganalisis strategi pertahanan yang dilakukan oleh Tiongkok berdasarkan permasalahan yang terjadi dalam China’s National Defense in The New Era 2019. Penelitian ini menggunakan pendekatan realisme, security dilemma, keamanan nasionnal, dan strategi pertahanan. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan dengan adanya perubahan dan peningkatan kemampuan pertahanan negara di kawasan Asia Timur menimbulkan instabilitas di Kawasan. Hal ini menjadikan negara di kawasan Asia Timur menjadi distrust antara satu dengan yang lainnya. Atas distrust yang terjadi sangat penting bagi Tiongkok melakukan peningkatan kemampuan pertahanannya untuk mengoptimalkan postur pertahanan negaranya menjadi lebih kuat dan modern.

Cite

CITATION STYLE

APA

Fardhal Virgiawan Ramadhan. (2021). Strategi Pertahanan Tiongkok dalam Mengoptimalkan Postur Pertahanan Negara. Jurnal Syntax Transformation, 2(01), 63–74. https://doi.org/10.46799/jst.v2i1.201

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free