Pengaruh Budaya Strategis pada Kepemimpinan dan Revolusi Islam Iran

  • Prabaswari P
N/ACitations
Citations of this article
28Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Revolusi Islam Iran di bawah kepemimpinan Ayatollah Imam Khomeini merupakan fenomena yang mengguncang dunia. Khomeini sendiri adalah sosok pemimpin spiritual ulama dan sekaligus sebagai pemimpin politik yang sangat dihormati di Iran. Model kepemimpinan yang dipakai oleh Khomeini tersebut mendapatkan banyak ujian, di antaranya adalah perang Iran-Irak serta sanksi ekonomi AS atas alasan program nuklir. Dengan segala macam tantangan tersebut, Iran tetap berhasil membentuk pemerintahan konstitusional yang memberikan kekuatan luar biasa kepada elit ulama, sehingga dapat mengendalikan politik internal dan juga tekanan eksternal, yang berpengaruh terhadap kelangsungan hidup rezim. Dari penelitian ini, penulis menemukan bahwa keberhasilan Republik Islam Iran membentuk pemerintahan yang efektif tersebut merupakan gambaran keberhasilan Iran melakukan adaptasi yang fleksibel terhadap budaya Iran Persia dan Islam Syiah yang bertransformasi menjadi budaya strategis. Penelitian ini menggunakan metode analisis studi literatur serta teori budaya strategis, dalam kaitannya dengan pengambilan keputusan kebijakan luar negeri.

Cite

CITATION STYLE

APA

Prabaswari, P. (2021). Pengaruh Budaya Strategis pada Kepemimpinan dan Revolusi Islam Iran. Jurnal ICMES, 5(2), 186–208. https://doi.org/10.35748/jurnalicmes.v5i2.107

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free