Perancangan Desain Tempat Tidur bagi Lansia Menggunakan Penerapan Metode KANO dan QFD

  • Sarvia E
  • Wianto E
  • Halim E
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
54Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tidur merupakan aktivitas yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan. Kualitas tidur dapat dipengaruhi oleh banyak faktor, diantaranya adalah kebiasaan dan pola tidur. Ketika seseorang memasuki usia lansia, kebiasaan ketika hendak tidur mungkin berkembang karena kondisi fisik mereka yang berubah atau kondisi sosial mereka. Diyakini bahwa perubahan karakteristik antropometrik bersama dengan kondisi sosial dapat menciptakan kebutuhan yang berbeda untuk penyediaan fasilitas tidur yang memadai. Dalam penelitian ini atribut yang mewakili aktivitas tidur dibagi menjadi tiga, yaitu: matras, tempat tidur dan lingkungan sekitar tempat tidur. Melalui penggunaan metode KANO dan QFD kepada 233 responden, ditemukan bahwa berdasarkan kebutuhan yang diharapkan, ada delapan aspek pertimbangan yang dapat meningkatkan kepuasan pengguna sebagai berikut: lebar kasur, lampu di samping tempat tidur, lemari tambahan di dekat tempat tidur, bahan kasur, tinggi kasur yang ergonomis  untuk duduk, tempat tidur yang dapat digeser, tempat tidur yang dapat dibersihkan, dan tombol panik. Semua kebutuhan tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam empat rekomendasi fasilitas tidur. Selanjutnya, keempat desain rekomendasi juga dijelaskan lebih lanjut dalam penelitian ini.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sarvia, E., Wianto, E., Halim, E. A., & Natalia, E. (2022). Perancangan Desain Tempat Tidur bagi Lansia Menggunakan Penerapan Metode KANO dan QFD. Jurnal Rekayasa Sistem Industri, 11(2), 167–180. https://doi.org/10.26593/jrsi.v11i2.5209.167-180

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free