Pengembangan Game Labirin Berbasis Virtual Reality untuk Pengenalan Paribasa Bali

  • Putra I
  • Pradnyana I
  • Pradnyana G
N/ACitations
Citations of this article
34Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Mengenalkan peribahasa Bali untuk melestarikan budaya bali menjadi hal yang perlu diperhatikan saat ini. Pengembangan permainan peribahasa Bali dalam bentuk labirin merupakan salah satu sarana untuk mengenalkan jenis–jenis paribasa Bali yang sudah berkembang di kalangan masyarakat umum. Pada permainan labirin paribasa Bali ini pemain dapat melihat jenis–jenis paribasa Bali dalam bentuk 3 dimensi dan juga buku–buku paribasa Bali dalam bentuk 3 dimensi. Pengembangan Game Labirin Paribasa Bali ini menggunakan metode ADDIE. Ada lima tahap dalam metode ADDIE yaitu Analisis (Analysis), Desain (Design), Pengembangan (Development), Implementasi (Implementation) dan tahap Evaluasi (Evaluation). Pengembangan produk dengan metode ADDIE menghasilkan produk yang baik, karena pada setiap tahapan yang sudah dilalui, peneliti telah melakukan evaluasi dan revisi. Pengujian yang telah dilakukan seperti pengujian respon pengguna, yang pengujiannya difokuskan ke masyarakat umum yang berupa penyebaran angket dan mendapatkan hasil dengan persentase rata – rata sebesar 91%, yang artinya aplikasi termasuk kedalam kategori sangat baik.

Cite

CITATION STYLE

APA

Putra, I. G. K. A. S., Pradnyana, I. M. A., & Pradnyana, G. A. (2020). Pengembangan Game Labirin Berbasis Virtual Reality untuk Pengenalan Paribasa Bali. INSERT : Information System and Emerging Technology Journal, 1(1), 1–11. https://doi.org/10.23887/insert.v1i1.25871

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free